PRABOWO AJAK SEMUA PIHAK HARGAI KINERJA JOKOWI & TIDAK MEMPERMASALAHKAN ISU CAMPUR TANGAN PILKADA



JAKARTA- Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, baru-baru ini menyampaikan pandangannya mengenai tuduhan intervensi Presiden Joko Widodo dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Dalam pidatonya di Kongres Partai Nasional Demokrat (NasDem) pada 27 Agustus 2024, Prabowo menyatakan kekecewaannya terhadap pihak-pihak yang terus menerus menjelek-jelekan dan mencari kesalahan dari pemimpin negara. Prabowo mengungkapkan rasa sedihnya melihat tradisi menjelek-jelekan pemimpin, yang menurutnya tidak konstruktif dan hanya mengganggu stabilitas negara. "Saya sedih jika kita terus menjelek-jelekan pemimpin kita, mencaci maki dan mencari kesalahan," ujarnya, sebagaimana dilaporkan oleh YouTube Liputan6.

Prabowo juga menilai kinerja Presiden Jokowi selama masa pemerintahannya sangat positif. Ia menggarisbawahi beberapa prestasi besar Jokowi, termasuk kemampuannya menjaga inflasi tetap rendah pada angka 2,5 persen dan keberhasilan dalam mengatasi dampak pandemi COVID-19. Menurut Prabowo, pencapaian ini telah mendapatkan pengakuan internasional, dengan banyak negara yang memuji kepemimpinan Jokowi dalam mengelola krisis dan memulihkan ekonomi. "Jokowi telah menunjukkan kepemimpinan yang mengesankan, dengan menjaga inflasi dan cepat pulih dari pandemi. Ini bukan prestasi yang mudah dicapai," kata Prabowo.

Di sisi lain, Prabowo menegaskan bahwa tuduhan tentang intervensi Jokowi dalam Pilkada 2024 tidak berdasar. Ia menjamin bahwa Presiden Jokowi tidak pernah mengintervensi atau menitipkan permintaan khusus terkait Pilkada. "Saya jamin tidak ada intervensi dari Jokowi. Tidak pernah ada permintaan atau titipan dalam Pilkada," tegas Prabowo saat penutupan HUT ke-26 dan Kongres ke-6 Partai Amanat Nasional (PAN) di Hotel Kempinski, Jakarta, pada 24 Agustus 2024. Prabowo menambahkan bahwa ia bertanggung jawab penuh atas pernyataannya dan menekankan pentingnya transparansi dan kejujuran dalam politik.

Pernyataan Prabowo ini penting untuk menegaskan bahwa proses demokrasi harus berjalan dengan adil dan bebas dari intervensi politik. Dengan menjelaskan secara terbuka tentang sikap dan tindakannya, Prabowo berharap agar masyarakat dapat melihat situasi dengan lebih objektif dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak akurat. Menurutnya, penghargaan terhadap kinerja pemerintahan dan integritas dalam proses politik adalah kunci untuk kemajuan dan stabilitas negara.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BOS SINAR MAS BOCORKAN RENCANA KONSORSIUM NUSANTARA GARAP PROYEK BARU DI IKN

KLAIM TENTANG PENJUALAN 100 PULAU OLEH PEMERINTAH TERBUKTI HOAKS!

JOKOWI SEBUT BELUM ADA RAPAT PEMBAHASAN SUBSIDI KRL BERBASIS NIK