BOS SINAR MAS BOCORKAN RENCANA KONSORSIUM NUSANTARA GARAP PROYEK BARU DI IKN
NUSANTARA- Franky Oesman Widjaja, CEO Sinar Mas Group, mengungkapkan rencana ambisius Konsorsium Nusantara untuk memperluas proyek-proyek mereka di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Konsorsium Nusantara, yang merupakan gabungan dari beberapa konglomerat besar Indonesia, telah menunjukkan komitmennya dalam pembangunan kawasan baru di IKN. Setelah sukses menyelesaikan pembangunan Hotel Nusantara, mereka kini siap untuk melanjutkan sejumlah proyek besar yang direncanakan.
Dalam wawancara setelah penandatanganan kerja sama joint venture antara LG CNS dan Sinar Mas di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, pada Selasa (10/9/2024), Franky Widjaja menjelaskan bahwa Konsorsium Nusantara akan melanjutkan ekspansi mereka di IKN dengan membangun beberapa hotel baru dan kawasan penggunaan campuran.
Salah satu proyek utama yang akan segera dimulai adalah Botani Garden, sebuah kawasan seluas 200 hektare yang terletak di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. Proyek ini tidak hanya mencakup hotel Swissotel yang sudah direncanakan, tetapi juga hotel tambahan serta kawasan bebas pajak.
Franky menjelaskan bahwa Botani Garden akan menjadi pusat yang multifungsi, menggabungkan fasilitas hotel dengan area hijau yang luas, bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang menyegarkan dan menarik bagi pengunjung. “Kawasan Botani Garden akan menjadi pusat yang menawarkan berbagai fasilitas, termasuk hotel dan duty free,” ungkap Franky.
Pembangunan bebas pajak merupakan bagian penting dari strategi Konsorsium Nusantara untuk menarik lebih banyak pengunjung dan meningkatkan aktivitas ekonomi di IKN. Belanja bebas pajak akan memungkinkan pengunjung membeli barang bebas pajak, yang diharapkan dapat meningkatkan daya tarik kawasan tersebut. “Kami ingin menciptakan suasana yang hidup dan menarik masyarakat untuk datang,” tambah Franky.
Konsorsium Nusantara yang dipimpin oleh Sugianto Kusuma dari Agung Sedayu Group, memiliki rencana investasi yang sangat besar untuk proyek-proyek mereka di IKN. Total nilai investasi yang diperkirakan mencapai Rp40 triliun mencakup berbagai proyek, termasuk fasilitas mixed-use seperti mal dan perkantoran. Menurut Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN Agung Wicaksono, investasi ini juga mencakup komitmen untuk proyek Botani Garden dan fasilitas lainnya.
Dengan berbagai inisiatif ini, Konsorsium Nusantara berharap dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan IKN sebagai ibu kota baru yang modern dan berkelanjutan. Proyek-proyek ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan menciptakan suasana yang dinamis di kawasan ibu kota baru Indonesia.

Komentar
Posting Komentar