BENDUNGAN SEPAKU SEMOI SOLUSI AIR BERSIH BAGI IBU KOTA NUSANTARA DAN BALIKPAPAN
NUSANTARA- PT Indra Karya telah berperan penting dalam pembangunan Bendungan Sepaku Semoi di Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur, yang baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. Acara peresmian ini dihadiri oleh beberapa petinggi Indra Karya, termasuk Direktur Utama Gok Ari Joso Simamora, Vice President Operation and Business Development Gagah Guntur Aribowo, General Manager Divisi Engineering I Yuli Astuti, serta tim pelaksana pekerjaan supervisi penyempurnaan dan penataan kawasan Bendungan Sepaku Semoi-Indra Karya.
Gok Ari Joso Simamora menyatakan bahwa Bendungan Sepaku Semoi merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dikelola oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Indra Karya berperan sebagai konsultan supervisi untuk memastikan pelaksanaan proyek tersebut berjalan dengan baik. Gok Ari berharap bendungan ini dapat memberikan banyak manfaat, terutama dalam menjamin ketersediaan air bersih untuk IKN dan sebagian kota Balikpapan. Dengan adanya bendungan ini, kebutuhan air bersih di wilayah tersebut diharapkan dapat terpenuhi dengan lebih baik dan berkelanjutan.
Gagah Guntur Aribowo menambahkan bahwa lingkup pekerjaan Indra Karya mencakup supervisi dalam penyempurnaan dan penataan kawasan Bendungan Sepaku Semoi. Peran ini melibatkan pengawasan menyeluruh terhadap semua kegiatan dan aktivitas konstruksi untuk memastikan kualitas pelaksanaan yang efisien dan sesuai dengan standar serta spesifikasi teknik yang telah ditetapkan. Indra Karya hadir sebagai penyedia jasa supervisi yang bertanggung jawab untuk menjamin dan memastikan kualitas pelaksanaan agar terlaksana secara efisien serta memenuhi standar dan spesifikasi teknik yang ditentukan, melalui pengawasan komprehensif terhadap seluruh kegiatan konstruksi.
Bendungan Sepaku Semoi, yang pembangunannya dimulai pada tahun 2020, memiliki kapasitas untuk menyediakan air baku di kawasan IKN dengan kapasitas 2.000 liter per detik, serta 500 liter per detik untuk Balikpapan. Bendungan ini memiliki kapasitas tampung sebesar 16 juta meter kubik dan luas genangan mencapai 322 hektare. Dengan kapasitas sebesar itu, bendungan ini diharapkan dapat menjadi sumber air baku dan air minum yang penting bagi kawasan IKN, yang sedang berkembang pesat sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia.
Selain sebagai penyedia air baku, bendungan ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat tambahan seperti pengendalian banjir dan konservasi air tanah. Dengan keberadaan Bendungan Sepaku Semoi, kawasan IKN diharapkan dapat berkembang dengan lebih baik dan memiliki ketahanan air yang memadai untuk mendukung berbagai aktivitas penduduk dan pemerintahan di wilayah tersebut. Indra Karya, sebagai konsultan supervisi, berkomitmen untuk terus memastikan bahwa setiap tahap pembangunan berjalan lancar dan sesuai dengan rencana, sehingga manfaat bendungan ini dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat sekitar.

Komentar
Posting Komentar