DAMPAK DARI IKN, KEBUTUHAN SAPI KURBAN MENINGKAT DI KALTIM
NUSANTARA- Permintaan kebutuhan hewan kurban Idul Adha 2024 di Kalimantan Timur diprediksi akan meningkat.
Demikian dibeberkan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Kesehatan Hewan Kalimantan Timur, Fahmi Himawan melalui press release yang dikirim kepada TribunKaltim.co pada Jumat (7/6/2024) di Samarinda.
Dia menerangkan, di tahun ini permintaan hewan kurban Idul Adha dipastikan cukup meningkat seiring dengan pertambahan penduduk di Kalimantan Timur
Baik secara alami maupun karena adanya perkembangan hadirnya Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara.
Untuk mengantisipasi peningkatan permintaan itu, Dinas Peternakan Kalimantan Timur telah berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas hewan kurban lokal melalui program Pengembangan Desa Korporasi Ternak (PDKT).
Fahmi menjelaskan, saat ini terdapat sekitar 29 PDKT yang didampingi DPKH Kaltim dengan berbagai bentuk bantuan.
Seperti pembiayaan, asuransi, mitra dagang, infrastruktur dan pelayanan teknis. "Kita berkeinginan dari PDKT ini mampu meningkatkan kesejahteraan (peternak) hingga jumlah produksi daging lokal sehingga tidak ketergantungan dari daging luar Kaltim terus menerus," katanya.
Proyeksi kontribusi PDKT dalam peningkatan produksi sapi atau kambing lokal Kaltim juga diharapkan mampu mencapai 38,45 persen pada 2025, 59,36 persen pada 2026 dan 61,03 persen pada 2027. "Dengan berbagai persiapan dan upaya yang dilakukan, DPKH Kaltim optimis dapat menyukseskan Idul Adha 2024 dengan menyediakan hewan kurban yang sehat, aman, dan berkualitas bagi masyarakat Kalimantan Timur," pungkasnya.
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Kalimantan Timur, memastikan ketersediaan hewan kurban untuk hari Raya Idul Adha 2024 di Kalimantan Timur dalam kategori aman.
Hal ini ditegaskan oleh Kepala DPKH Kaltim, Fahmi Himawan dalam press releasenya di Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Timur yang dikirim ke TribunKaltim.co pada Jumat (7/6/2024).
Dari pendataan dan proyeksi kebutuhan hewan kurban yang dilakukan DPKH di 10 kabupaten dan kota, kebutuhan hewan ternak sapi di Kaltim mencapai angka 11.445 ekor.
Saat ini ketersediaan sapi dari para peternak Kalimantan Timur adalah 12.543 ekor dengan harga beli berkisar antara Rp 18 juta sampai Rp 36 juta per ekornya.
Sedangkan untuk hewan ternak kambing, kebutuhan untuk kurban Idul Adha 2024 mencapai 6.059 ekor.
Sementara ketersediaannya berada di angka sekitar 7.790 ekor dengan harga beli berkisar antara Rp 3,4 juta - Rp 7,6 juta per ekornya. "Jumlah ini dihitung dari ketersediaan hewan kurban dari peternak lokal. Dan untuk hewan yang di datangkan dari luar kota kita tidak memiliki data yang masuk, tetapi kita memberikan rekomendasi berapa jumlah yang permintaan dari supplier," kata Fahmi Himawan.
Pihaknya juga telah melakukan kunjungan lapangan ke beberapa daerah seperti Kabupaten Berau dan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) untuk memverifikasi data ketersediaan hewan kurban.
Sejauh ini semuanya ketersediaan hewan kurban masih aman, beberapa minggu ini pihaknya telah mengunjungi beberapa tempat peternakan.

Komentar
Posting Komentar