KETUM HIPMI DUKUNG PERCEPATAN PEMBANGUNAN IKN
NUSANTARA- Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) telah mengumumkan dukungannya terhadap percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Dalam sebuah pernyataan resmi, Ketua Umum HIPMI, Akbar Himawan Buchari, menegaskan bahwa organisasi tersebut sepenuhnya mendukung upaya percepatan pembangunan IKN sebagai bagian dari transformasi ekonomi nasional.
Dalam acara peringatan HUT ke-52 HIPMI, Akbar menyampaikan bahwa pembangunan IKN merupakan simbol dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia. Dukungan HIPMI ini juga sejalan dengan visi organisasi untuk memberikan kontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di seluruh pelosok negeri.
Menurut Akbar, pembangunan IKN tidak hanya merupakan proyek infrastruktur besar, tetapi juga merupakan peluang bagi pengusaha muda Indonesia untuk terlibat dalam pembangunan negara. HIPMI percaya bahwa percepatan pembangunan IKN akan menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat konektivitas antarwilayah, dan merangsang pertumbuhan sektor ekonomi di berbagai sektor.
Dukungan HIPMI terhadap pembangunan IKN juga diperkuat oleh fakta bahwa anggotanya tersebar di seluruh provinsi Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa keseluruhan jaringan HIPMI siap untuk berkontribusi dalam mewujudkan visi pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Selain itu, Akbar juga menekankan bahwa pembangunan IKN harus diimbangi dengan perhatian terhadap keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat lokal. HIPMI mendukung upaya pemerintah untuk memastikan bahwa pembangunan IKN memberikan manfaat yang adil bagi semua pihak, termasuk masyarakat lokal yang tinggal di sekitar wilayah proyek.
Dengan dukungan penuh dari HIPMI, diharapkan percepatan pembangunan IKN dapat tercapai dengan lebih efisien dan efektif. Ini akan membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia, meningkatkan daya saing global, dan membuka peluang investasi baru yang berkelanjutan dan inklusif di seluruh negeri.

Komentar
Posting Komentar