NUSANTARA AIRPORT SIAP UJI COBA SATU BULAN SEBELUM HUT RI DI IKN
NUSANTARA- Pemerintah Indonesia terus menggenjot pembangunan Bandara Nusantara di Ibu Kota Negara (IKN) baru, Kalimantan Timur. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menargetkan penyelesaian proyek ini pada akhir Juli 2024, diikuti dengan uji coba operasional bandara. Langkah ini merupakan bagian dari persiapan menyambut perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia di IKN.
Menurut Budi Karya, pembangunan Nusantara Airport telah mencapai 50 persen. "Kita akan gunakan bandara ini. Presiden sudah menyampaikan bahwa selain menteri, ia juga akan mengundang duta besar dari negara sahabat, yang akan terbang dari Jakarta menuju IKN. Saat ini, persentasenya kira-kira sudah 50 persen," kata Budi dalam sebuah pernyataan resmi.
Nusantara Airport dirancang dengan fasilitas modern dan kapasitas tinggi. Terminal bandara memiliki luas 7.350 meter persegi dan total area bandara mencapai 347 hektare. Dengan panjang landasan pacu 3.000 meter dan lebar 45 meter, bandara ini mampu menampung pesawat berbadan lebar seperti Boeing 777-300ER dan Airbus A380. "Kami ditugaskan secara khusus untuk mempersiapkan bandara IKN, yang sekarang namanya sudah ditetapkan menjadi Nusantara Airport," tambah Budi.
Proses pembangunan bandara ini tidak lepas dari tantangan, salah satunya adalah cuaca dengan hujan yang sangat deras. Namun, pemerintah tetap optimis untuk menyelesaikan pembangunan tepat waktu agar bandara siap digunakan oleh tamu-tamu kenegaraan dan VIP yang akan menghadiri perayaan HUT RI. Diperkirakan perjalanan dari Bandara Nusantara menuju pusat IKN akan memakan waktu sekitar 20 menit, memudahkan akses bagi para tamu penting.
Selain Bandara Nusantara, pemerintah juga mempercepat pembangunan fasilitas VVIP atau Narartetama di IKN. "Presiden menyampaikan, menteri dan duta besar negara sahabat dari Jakarta bisa langsung ke IKN," ujar Budi. Bandara VVIP ini akan mempermudah perjalanan tamu-tamu penting tanpa harus mendarat di Balikpapan terlebih dahulu.
Pembangunan bandara VVIP mencakup berbagai aspek, seperti pekerjaan baja, instalasi pipa plumbing, atap dan dinding, serta elektrikal di Terminal VVIP. Selain itu, pekerjaan juga meliputi pembangunan struktur atas lantai 1-4 Gedung ATC, instalasi pipa, dan rangka baja di Terminal VVIP. Proyek ini juga mencakup pembangunan infrastruktur lainnya, seperti gedung administrasi, operasional, dan substation, serta fasilitas keagamaan, laboratorium karantina, dan powerhouse.
Menhub Budi Karya juga mengungkapkan bahwa pada Agustus mendatang akan dilakukan uji coba kereta otonom (autonomous rail transit/ART) di IKN. Teknologi baru ini menggunakan sistem transportasi tanpa rel, dengan tenaga baterai dan kendali otomatis. "Ini menjadi teknologi baru sistem transportasi di IKN. Nanti ada layanan gratis dari pihak yang memberikan CSR, dan selanjutnya pada Januari baru akan menjadi layanan permanen," jelasnya.
Untuk mendukung mobilitas di IKN, angkutan darat juga disiapkan dengan berbagai fungsi, termasuk fasilitas ride and park dari Balikpapan ke IKN menggunakan EV atau bus listrik. Menhub juga telah menginstruksikan pengadaan kendaraan listrik (EV) untuk menteri dan pejabat eselon satu dan dua.
Dengan selesainya pembangunan Nusantara Airport dan fasilitas pendukung lainnya, pemerintah berharap dapat memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi tamu kenegaraan dan VIP yang akan menghadiri perayaan HUT RI di IKN, sekaligus memperkenalkan teknologi transportasi baru yang ramah lingkungan.

Komentar
Posting Komentar