PERWAKILAN TURKI DAN RI BERTEMU BAHAS PROYEK PEMBANGUNAN IKN NUSANTARA
NUSANTARA- Turki, sebagai mitra dagang penting bagi Indonesia, mengekspresikan minatnya untuk terlibat dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Pertemuan antara Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan dan Menteri Perdagangan Turki Omer Bolet di Istanbul, Turki, menjadi forum penting untuk membahas potensi kerjasama bilateral antara kedua negara.
Salah satu isu yang menjadi fokus pembicaraan adalah perkembangan perundingan Comprehensive Economic Partnership (IT-CEPA) antara Indonesia dan Turki yang sempat tertunda selama 4 tahun.
Menteri Zulkifli menekankan pentingnya melanjutkan perundingan IT-CEPA sesuai dengan kesepakatan antara Presiden RI dan Presiden Turki. Dalam konteks ini, kerjasama ekonomi melalui IT-CEPA menjadi pintu masuk untuk mempercepat berbagai bentuk kerjasama, termasuk pembangunan IKN.
Indonesia dan Turki memiliki hubungan sejarah yang kuat selama lebih dari 600 tahun, dan potensi kerjasama dalam berbagai sektor, termasuk perdagangan, pertahanan, dan pembangunan infrastruktur, semakin menguat.
Dorongan Turki untuk berpartisipasi dalam pembangunan IKN juga didukung oleh Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, yang mengungkapkan kesiapan Turki untuk menyumbangkan keahlian konstruksi dan pengalaman dalam mewujudkan proyek-proyek besar seperti IKN. Dalam pertemuan dengan Menlu RI Retno Marsudi di Jakarta, Hakan Fidan menyatakan bahwa kontraktor konstruksi Turki memiliki reputasi yang solid dan berpengalaman dalam menangani proyek-proyek skala besar.
Pada pertemuan bilateral antara Menteri Perdagangan RI dan Turki, kedua belah pihak juga membahas potensi kerjasama di berbagai sektor, termasuk pertahanan, perdagangan alat utama sistem senjata (alutsista), investasi, dan peningkatan ekspor produk unggulan Indonesia ke Turki. Potensi kerjasama ini juga diperkuat oleh laporan European Construction Industry Federation yang mencatat kontribusi sektor konstruksi Turki terhadap perekonomian negara tersebut.
Melalui kerjasama yang erat antara Indonesia dan Turki, termasuk partisipasi Turki dalam pembangunan IKN, diharapkan hubungan bilateral kedua negara akan semakin berkembang dan memberikan manfaat yang nyata bagi kedua belah pihak.

Komentar
Posting Komentar