14 RUMAH MENTERI DI IKN KELAR JELANG 17 AGUSTUS, SISANYA DIKEBUT HINGGA AKHIR TAHUN!



NUSANTARA- Satuan Tugas (Satgas) Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara menargetkan akan merampungkan 36 rumah tapak jabatan menteri di IKN hingga akhir tahun 2024. Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN, Danis Sumadilaga, menyampaikan bahwa sesuai kontrak, penyelesaian diproyeksikan sekitar Oktober atau November. Hingga kini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah merampungkan pembangunan 14 dari 36 rumah tapak jabatan menteri di IKN. Keempat belas rumah tersebut terdiri dari empat unit di Plot 104 dan sepuluh unit di Plot 105.

Penyelesaian pembangunan ini bertujuan mendukung upacara HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2024. Dua menteri, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, telah menghuni rumah dinas mereka di IKN. Pembangunan rumah dinas menteri di IKN mengikuti konsep "compact city," yang menekankan efisiensi lahan, aksesibilitas, dan gaya hidup berkelanjutan. Rumah-rumah tersebut memiliki luas tanah sekitar 1.000 meter persegi, dengan luas bangunan sekitar 500 meter persegi, terdiri dari dua lantai.

Kementerian PUPR juga berupaya memaksimalkan pemanfaatan lahan dan meminimalkan penebangan pohon untuk menjaga kelestarian lingkungan. Terdapat dua desain rumah di IKN, yaitu tipe lereng menurun (downslope) sebanyak 11 unit dan tipe lereng meningkat (upslope) sebanyak 25 unit. Pembangunan rumah dilakukan bersamaan dengan penataan taman, penghijauan, dan pengaturan jalur pejalan kaki di sekitar lokasi pembangunan untuk kenyamanan warga.

Rumah-rumah jabatan menteri yang telah selesai dibangun siap ditempati dan mendukung kegiatan kenegaraan. Proyek ini merupakan bagian dari komitmen PUPR dalam mendukung pembangunan infrastruktur di IKN. Dengan konsep "compact city," rumah-rumah dinas menteri dirancang untuk memberikan lingkungan perumahan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Selain fokus pada pembangunan rumah, Kementerian PUPR juga menyiapkan infrastruktur pipa gas sepanjang 10,7 km untuk memenuhi kebutuhan gas bumi di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1A. Ini merupakan langkah strategis dalam memastikan infrastruktur yang memadai bagi penghuninya.

Dengan pembangunan yang sedang berlangsung, Satgas Pembangunan Infrastruktur IKN optimis bahwa target penyelesaian 36 rumah dinas menteri akan tercapai sesuai jadwal. Langkah ini tidak hanya mendukung kegiatan kenegaraan, tetapi juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam menciptakan lingkungan perumahan yang efisien dan berkelanjutan di IKN. Pembangunan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi proyek-proyek infrastruktur lainnya di Indonesia, menunjukkan bagaimana integrasi antara pembangunan fisik dan kelestarian lingkungan dapat dicapai.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BOS SINAR MAS BOCORKAN RENCANA KONSORSIUM NUSANTARA GARAP PROYEK BARU DI IKN

KLAIM TENTANG PENJUALAN 100 PULAU OLEH PEMERINTAH TERBUKTI HOAKS!

JOKOWI SEBUT BELUM ADA RAPAT PEMBAHASAN SUBSIDI KRL BERBASIS NIK