BULUNGAN, MALINAU DAN NUNUKAN PUNYA POTENSI BESAR SEBAGAI PENYUPLAI KOMODITAS PANGAN IKN



NUSANTARA- Sejak ditetapkannya Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) telah mempersiapkan diri untuk memenuhi kebutuhan komoditas pangan yang akan mendukung pembangunan dan kelangsungan hidup kota baru tersebut. Kaltara, dengan potensi pertanian yang luas, ditunjuk sebagai salah satu penyuplai utama untuk beras, jagung, dan kedelai, tiga bahan pangan vital yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan populasi dan kegiatan di IKN.

Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara, Diana Risawaty, SP., M.AP., mengungkapkan komitmen provinsi ini dalam meningkatkan produktivitas pangan. “Kami berbenah untuk meningkatkan produktivitas pangan di Kaltara. Ini bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga untuk mendukung ketahanan pangan nasional,” kata Diana pada Jumat, 19 Juli 2024.

Upaya besar telah dilakukan untuk memastikan bahwa Kaltara bisa memenuhi target sebagai penyuplai pangan untuk IKN. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah alih fungsi lahan pertanian menjadi kebun kelapa sawit dan lahan ternak. Desa-desa seperti Karang Agung dan Panca Agung di Kecamatan Tanjung Palas Utara, yang sebelumnya dikenal sebagai kawasan pertanian potensial, mengalami penurunan luas tanam akibat konversi tersebut. Diana mengakui bahwa fenomena ini sulit dihindari karena petani mencari kehidupan yang lebih baik.

Untuk mengatasi masalah ini, Kaltara bekerja sama dengan Kementerian Pertanian dan dinas terkait untuk memberikan bantuan berupa bibit benih padi unggul, pupuk bersubsidi, dan alat pertanian lainnya. Selain itu, DPKP Kaltara menyelenggarakan Sekolah Lapang Padi yang memberikan pelatihan kepada petani tentang cara budidaya padi yang efisien, penanganan hama, dan pembuatan pupuk organik sendiri. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan hasil panen tetapi juga untuk menanggulangi tingginya harga pupuk yang seringkali menjadi kendala bagi petani.

Dengan dukungan dari Bank Indonesia, Kaltara juga melaksanakan demplot untuk intensifikasi budidaya pangan. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan produksi padi sawah dan padi ladang, serta komoditas lain seperti jagung. Kabupaten Bulungan, Malinau, dan Nunukan dikenal memiliki potensi besar untuk pengembangan tanaman pangan dan menjadi pusat perhatian dalam program intensifikasi ini.

Pemerintah Provinsi Kaltara berkomitmen untuk terus berupaya agar dapat memenuhi permintaan pangan untuk IKN. Dengan langkah-langkah strategis dan dukungan berbagai pihak, Kaltara diharapkan dapat menjadi penyuplai pangan yang andal, mendukung keberhasilan dan keberlanjutan IKN sebagai ibu kota baru Indonesia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BOS SINAR MAS BOCORKAN RENCANA KONSORSIUM NUSANTARA GARAP PROYEK BARU DI IKN

KLAIM TENTANG PENJUALAN 100 PULAU OLEH PEMERINTAH TERBUKTI HOAKS!

JOKOWI SEBUT BELUM ADA RAPAT PEMBAHASAN SUBSIDI KRL BERBASIS NIK