INTERIOR KANTOR PRESIDEN IKN DIBANGUN DENGAN MENGADOPSI ELEMEN-ELEMEN NUSANTARA



NUSANTARA- Pembangunan Kantor Presiden di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Ibu Kota Nusantara (IKN), terus berlanjut meskipun terkendala oleh cuaca hujan. Proses penyelesaian fisik konstruksi, termasuk penutup atap dengan Kepala Garuda yang megah, telah mencapai tonggak penting dengan pemasangan resmi pada tengah malam tanggal 29 Juni 2024.

Bilah Kepala Garuda, yang panjangnya bervariasi antara empat hingga enam belas meter dan terbuat dari baja tahan karat, menandai penutupan atap struktur yang dibangun dengan cepat. Proyek ini melibatkan total 4.661 unit bilah yang terbagi menjadi enam belas segmen, dikerjakan selama periode intensitas tinggi selama lima belas bulan.

Sementara proses fisik memasuki tahap akhir, fokus saat ini beralih pada penataan arsitektural dan interior, serta instalasi mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP). Pendekatan desain interior Kantor Presiden di IKN mengusung nuansa Nusantara yang kental, mencerminkan kekayaan budaya Indonesia dalam setiap detailnya.

Salah satu sorotan utama adalah ruang sirkulasi yang menghadirkan lukisan Bung Karno, Presiden Pertama Indonesia, mengenakan kostum kebesaran berwarna putih lengkap dengan peci hitam dan dasi senada. Lukisan ini dipasangkan dengan lantai tegel dari Yogyakarta dan dinding berlapis marmer Ujungpandang, menciptakan suasana yang mengesankan.

Lobby utama di lantai dasar menawarkan dua tangga artistik di sisi kiri dan kanan, dilengkapi dengan railing baja tahan karat. Ruang ini tidak hanya menjadi tempat berinteraksi tetapi juga menawarkan pengalaman visual melalui jendela kaca tinggi yang menampilkan lanskap KIPP.

Di lantai Mezzanine 1, Ruang Rapat Kabinet didesain dengan kayu solid untuk lantai dan plafon, disempurnakan dengan lampu-lampu yang elegan. Di samping ruang ini, Ruang Tunggu Peserta Rapat menonjolkan warna berani dengan aksen merah yang berpadu harmonis dengan tema tanah dan vegetasi tropis melalui jendela kaca tinggi.

Ruang Kerja Presiden di lantai 2 menjadi pusat perhatian dengan karpet merah tebal dan lampu gantung yang anggun, semuanya dihiasi dengan warna bumi yang konsisten. Uniknya, pelapis lantai marmer Labradorite dari Afrika menjadi salah satu elemen interior yang diimpor, sementara mayoritas material lainnya adalah produk lokal seperti marmer Ujungpandang dan tegel Yogyakarta.

Dengan perpaduan yang harmonis antara kecanggihan modern dan kekayaan budaya lokal, interior Kantor Presiden di IKN tidak hanya menjadi simbol kekuatan administratif tetapi juga memancarkan kebanggaan akan identitas Nusantara. Sebagai bagian dari upaya membangun infrastruktur yang mewah dan fungsional, proyek ini diharapkan tidak hanya memenuhi standar internasional tetapi juga mengabadikan keindahan seni dan kebudayaan Indonesia dalam setiap sudutnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BOS SINAR MAS BOCORKAN RENCANA KONSORSIUM NUSANTARA GARAP PROYEK BARU DI IKN

KLAIM TENTANG PENJUALAN 100 PULAU OLEH PEMERINTAH TERBUKTI HOAKS!

JOKOWI SEBUT BELUM ADA RAPAT PEMBAHASAN SUBSIDI KRL BERBASIS NIK