JADI MENTERI TERKAYA KE-2, NADIEM TERNYATA SEORANG PENGUSAHA HEBAT SEBELUM JADI MENTERI
JAKARTA- Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim telah melaporkan harta kekayaannya melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK. Berdasarkan data periodik pada 2022, hartanya tembus Rp 4,8 triliun atau lebih tepatnya Rp 4.871.469.603.758.
Harta milik Nadiem naik Rp 3,6 triliun jika dibandingkan laporan harta kekayaannya pada 2021 yang hanya Rp 1,7 triliun atau lebih tepatnya Rp 1.175.047.616.596. Kok bisa?
Dikutip dari data e-LHKPN milik Nadiem tahun periodik 2022, Jumat (26/5/2023), ia mencatatkan lima bidang tanah dan bangun yang tersebar di Jakarta Selatan serta dua bidang tanah yang berada di Rote Ndao dan Gianyar. Total nilai tanah dan bangunan yang dimilikinya mencapai Rp 55.328.240.850 dengan hasil sendiri.
Jika dibanding tahun periodik 2021, jumlah tanah dan bangunan yang dimiliki hanya ada empat dan tersebar di Jakarta Selatan. Lalu, ia juga memiliki dua bidang tanah di Rote Ndao dan Gianyar. Total nilainya mencapai Rp 50.981.969.850.
Selain itu, jika dibandingkan laporan harta kekayaan Nadiem pada 2021 dengan 2022, jumlah nilai surat berharga tampak naik cukup signifikan. Pada 2021, nilai surat berharga yang dimiliki oleh Nadiem senilai Rp 1.305.855.289.957 sementara pada 2022 nilainya meningkat jadi Rp 5.590.317.273.184.
Lalu untuk kas dan setara kas pada 2021 nilainya Rp 5.717.368.068 sementara pada 2022 naik jadi Rp 12.271.733.513. Untuk harta lainnya, pada 2021 nilainya Rp 2.900.000.000 dan pada 2022 naik menjadi Rp 3.400.000.000.
Selain itu, pada laporan kekayaan 2022, Nadiem tercatat hanya memiliki satu buah kendaraan saja, yaitu mobil Honda Brio tahun 2017 seharga Rp 162.000.000. Sementara itu, pada 2021 ia memiliki 3 buah kendaraan, yaitu Mobil Honda Brio tahun 2017 Rp 162.000.000, mobil Toyota Vellfire tahun 2018 Rp 1.026.582.550, serta mobil Audi Q5:2.0 TF31 AT tahun 2018 seharga Rp 1.475.000.000.
Untuk harta bergerak lainnya, tidak ada perubahan pada 2021 maupun 2022 yaitu senilai Rp 752.313.000. Namun demikian, Nadiem tercatat memiliki utang pada 2021 dan 2022. Pada 2021, utang Nadiem Rp 193.822.906.829 sementara pada 2022 uangnya naik menjadi Rp 790.761.956.789.
Dengan demikian harta milik Nadiem terlihat mengalami peningkatan pada nilai tanah dan bangunan, surat berharga, kas dan setara kas, serta harta lainnya.
6 Sumber Kekayaan Nadiem Makarim, Mencapai Rp4,8 Triliun:
1. McKinsey & Company
Setelah lulus pascasarjana dari Harvard University, Nadiem Makarim sempat bekerja di beberapa perusahaan besar di Indonesia. Pada 2006, Nadiem bekerja di McKinsey & Co, sebuah perusahaan biro konsultasi manajemen global asal Amerika yang didirikan pada 1926. Ia bekerja di sana hingga 2009.McKinsey & Co termasuk salah satu perusahaan terbesar di dunia. Maka tidak heran kalau kekayaan Nadiem Makarim juga bersumber dari perusahaan ini.
2. Zalora Indonesia
Pada 2011, Nadiem Makarim menjadi Co-founder dan Managing Director Zalora Indonesia, salah satu marketplace yang beroperasi di Indonesia. Namun, ia tak bertahan lama di Zalora. Nadiem memutuskan keluar dari Zalora pada 2012 karena ingin mendirikan perusahaan startup-nya sendiri. Meski begitu, sebagai sosok yang menduduki posisi penting di Zalora, tentu ia mendapat banyak manfaat dan keuntungan termasuk gaji.
3. Kartuku
Pada 2013, Nadiem Makarim menjadi Chief Innovation Kartuku sambil mengembangkan startup-nya sendiri, yaitu Gojek. Menariknya, Kartuku saat itu tidak memiliki banyak kompetitor pada sistem pembayaran nontunai di Indonesia. Sembari ia mengembangkan Gojek, Kartuku juga tetap bergerak ke depan sebagai alat pembayaran nontunai.
4. Gojek
Nadiem Makarim mendirikan Gojek pada 2010. Mulanya, Gojek hanya menjadi pusat panggilan yang menawarkan pengiriman barang dan layanan ride-hailing dengan sepeda motor. Gojek kemudian mengakuisisi Kartuku untuk memperkuat GoPay, produk pembayaran nontunai milik Gojek. Hingga saat ini, Gojek menjadi salah satu perusahaan ojek online terbesar di Indonesia yang didapuk sebagai perusahaan unicorn dan decacorn pertama di Indonesia.
5. Menteri di bidang pendidikan
Nadiem Makarim resmi meninggalkan jabatannya sebagai CEO Gojek pada 2019. Pada Oktober 2019, Nadiem dipanggil ke Istana Negara oleh Presiden Jokowi untuk membicarakan reformasi dan birokrasi. Ia ditawari oleh Jokowi untuk menjadi Mendikbud pada kabinet Jokowi jilid II. Saat itu, ia pun menyanggupi dan siap untuk menjadi menteri di bawah pemerintahan Jokowi 2019-2024.Selama menjadi Mendikbudristek, Nadiem Makarim memiliki kebijakan di bidang pendidikan yang kini sudah dipraktikkan hampir di seluruh kampus di Indonesia, yaitu Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Contoh program-programnya adalah program magang bagi mahasiswa, kesempatan mengajar di sekolah, pertukaran pelajar ke kampus lain di dalam negeri, hingga pertukaran pelajar ke luar negeri. Meski sempat banyak yang mengkritik, kebijakan ini masih berjalan hingga saat ini. Sebagai menteri, Nadiem Makarim menerima gaji pokok sebesar Rp5.040.000 per bulan dan tunjangan jabatan hingga Rp13.608.000 per bulan. Selain itu, menteri negara juga menerima tunjangan lainnya dan dana operasional.
6. Kepemilikan surat berharga
Sumber kekayaan Nadiem Makarim juga berasal dari kepemilikan surat berharga yang nilainya ditaksir mencapai Rp1.305.855.289.957 atau Rp1,3 triliun. Bahkan, jumlahnya lebih banyak daripada total harta kekayaannya sendiri yang dilaporkan di LHKPN. Sejumlah surat berharga ini diketahui berasal dari kepemilikan saham di berbagai perusahaan. Maka tidak heran kalau Nadiem Makarim bisa disebut sebagai salah satu menteri triliuner saat ini. Itulah tadi enam sumber kekayaan Nadiem Makarim, Mendikbudristek RI pada kabinet Indonesia Maju di bawah pemerintahan Joko Widodo tahun 2019-2024.

Komentar
Posting Komentar