JEMBATAN PULAU BALANG RAMPUNG, PERJALANAN DARI BALIKPAPAN-IKN TEMBUS SEJAM
NUSANTARA- Proyek Jembatan Pulau Balang di Ibu Kota Nusantara (IKN) dinyatakan telah selesai dan siap diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Sebagaimana disampaikan oleh Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN yaitu Danis H Sumadilaga ketika ditemui di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jakarta.
Ia menambahkan kalau belum memperoleh tanggal yang pasti untuk peresmian Jembatan Pulau Balang. Kemungkinan besar proyek ini diresmikan saat Jokowi ke IKN pada 28 Juli mendatang. "Jembatan ini sudah siap, tinggal diresmikan saja. Mungkin saat Presiden melakukan kunjungan salah satunya akan diresmikan," ucap Danis.
Diketahui, jembatan ini sudah dibangun sejak 2015 lalu dengan biaya konstruksinya Rp 1,4 triliun menggunakan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun Anggaran (TA) 2015-2021.
Kemudian Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyebutkan dengan adanya jembatan ini, jarak tempuh dari Balikpapan ke Penajam Paser Utara bisa memakan waktu yang lebih singkat.
Awalnya dari Balikpapan ke Kabupaten Penajam Paser Utara Butuh waktu empat jam, sebab harus memutar dengan jarak sekitar 80 kilometer. "Hadirnya jembatan penghubung ini membuat jarak menjadi lebih singkat jadi sekitar 30 kilometer, sehingga membuat perjalanan hanya menghabiskan waktu satu jam," kata Basuki.
Jembatan penghubung jaringan jalan poros selatan Kalimantan ini juga sebagai pendukung rencana pembangunan Pelabuhan Peti Kemas Kariangau dan Kawasan Industri Kariangau.
Jembatan ini memiliki tipe cable stayed yang dibangun dengan kerja sama antara Kementerian PUPR dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Pemerintah Kabupaten Penajam, dan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara.
Proyek pembangunan ini perlu dilakukan beberapa tahap, yakni jembatan utama yang memiliki panjang 804 meter, kemudian jembatan pendekat sepanjang 167 meter, serta jalan akses dengan panjang 1.807 meter.
Kontraktor yang bertugas membangun Jembatan Pulau Balang ini, antara lain Hutama Karya, Adhi Karya, serta Bangun Cipta (KSO). Kemudian yang bertindak sebagai Konsultan Supervisi yaitu PT Adiya Widyajasa KSO, PT Hanata, dan PT Wira Widyatama.a

Komentar
Posting Komentar