LEMHANAS RI DORONG PEMBANGUNAN IKN BERPIHAK PADA SELURUH RAKYAT INDONESIA



NUSANTARA- Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) harus menjadi proyek yang menguntungkan seluruh rakyat Indonesia, tanpa ada kepentingan pihak tertentu yang mendominasi. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Pimpinan Redaksi (Wapemred) Ikatan Alumni Telstra Baru (IKAL) Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Dr. Suharyono S. Hadiningrat pada Jumat (5/7/2024). Menurut Suharyono, pembangunan IKN harus didasarkan pada sistem yang baik dalam berbagai aspek untuk kepentingan seluruh anak bangsa. "Pemerintahan khusus di IKN harus benar-benar memperhatikan hal ini, sesuai dengan kesepakatan awal. Jangan sampai ada perubahan peruntukan lahan hanya untuk bagi-bagi dengan kroni-kroni tertentu," tegas Suharyono dalam perbincangan bersama RRI IKN.

Pernyataan ini menegaskan pentingnya menjaga integritas dalam proses pembangunan IKN, sehingga proyek ini benar-benar dapat menjadi simbol kemajuan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Salah satu aspek yang harus dijaga konsistensinya dalam pembangunan IKN adalah Rencana Tata Ruang dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Suharyono menekankan bahwa perubahan peruntukan lahan yang hanya menguntungkan kelompok tertentu harus dihindari. Hal ini penting agar IKN dapat berkembang menjadi kota dengan ekosistem yang tumbuh hingga tahun 2045 tanpa konflik kepentingan. "Penting untuk memastikan bahwa Rencana Tata Ruang dan Amdal tidak berubah karena kepentingan kelompok tertentu. Dengan begitu, IKN dapat tumbuh menjadi kota yang berkelanjutan dan tidak terjebak dalam konflik kepentingan," ujarnya.

Selain itu, Suharyono juga menyoroti tantangan dalam menyiapkan pembiayaan yang memadai untuk pembangunan IKN. Pemerintah dihadapkan pada tugas yang tidak mudah dalam mengalokasikan dana yang cukup untuk proyek ini. Oleh karena itu, perencanaan yang matang dan pengelolaan anggaran yang efisien sangat diperlukan agar pembangunan IKN dapat berjalan lancar dan sesuai dengan target.

Suharyono juga menekankan pentingnya memperhatikan aspek pranata sosial masyarakat di sekitar lokasi pembangunan IKN. Menurutnya, perencanaan yang berkelanjutan harus memperhitungkan kesejahteraan masyarakat lokal agar mereka tidak merasa terasing di tanah air sendiri. "Utamanya pemberdayaan masyarakat yang lahannya mendapat kompensasi. Mereka harus diberdayakan agar tidak menghabiskan uang kompensasi dan kemudian merasa menjadi korban pembangunan IKN," kata Suharyono.

Pemerintah harus memastikan bahwa masyarakat lokal dilibatkan dalam proses pembangunan dan diberi peluang untuk berkembang. Dengan demikian, pembangunan IKN tidak hanya menjadi proyek nasional yang megah, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.

Pembangunan IKN merupakan langkah strategis bagi Indonesia untuk mengatasi berbagai masalah yang ada di Jakarta, seperti kepadatan penduduk dan masalah transportasi. Namun, agar proyek ini berhasil, diperlukan komitmen dan konsistensi dari semua pihak yang terlibat. Pemerintah harus menjaga integritas dan menghindari praktik-praktik kroniisme yang dapat merugikan kepentingan rakyat banyak.

Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak dan pengelolaan yang transparan, pembangunan IKN diharapkan dapat menjadi simbol kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. Suharyono optimis bahwa IKN dapat menjadi kota masa depan yang berkelanjutan dan membawa Indonesia menuju kemajuan yang lebih besar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BOS SINAR MAS BOCORKAN RENCANA KONSORSIUM NUSANTARA GARAP PROYEK BARU DI IKN

KLAIM TENTANG PENJUALAN 100 PULAU OLEH PEMERINTAH TERBUKTI HOAKS!

JOKOWI SEBUT BELUM ADA RAPAT PEMBAHASAN SUBSIDI KRL BERBASIS NIK