TAK SAMPAI 1 TAHUN, TENAGA KERJA DI IKN NAIK LEBIH DARI 100%! SERAP 27.000 PEKERJA KONSTRUKSI



NUSANTARA- Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur telah mengalami lonjakan signifikan dalam hal tenaga kerja konstruksi. Hingga Juli 2024, jumlah pekerja konstruksi yang terlibat dalam proyek besar ini telah mencapai 27.000 orang, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan 12.123 pekerja yang tercatat pada Oktober 2023.

Ketua Bidang Perencanaan Penataan Kawasan, Satgas Perencanaan Pembangunan Infrastruktur IKN, Dwityo Akoro Seoranto, mengungkapkan bahwa lonjakan tenaga kerja ini mencerminkan percepatan yang signifikan dalam pembangunan infrastruktur IKN. "Kita telah melihat pertumbuhan yang pesat dalam jumlah pekerja yang terlibat, dan ini berkontribusi besar terhadap kemajuan proyek," ujarnya.

Menurut data terbaru, proyek pembangunan infrastruktur IKN melibatkan berbagai sektor, termasuk Sumber Daya Air, Bina Marga, Cipta Karya, dan Perumahan, dengan total nilai anggaran mencapai Rp 83,66 triliun. Proyek-proyek tersebut meliputi pembangunan Gedung Perkantoran, Rusun ASN, Rumah Tapak Jabatan Menteri (RTJM), Jalan dan Jembatan, Bendungan, Embung, dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Sebelumnya, pada Oktober 2023, proyek IKN telah menyerap 12.123 pekerja konstruksi, dengan distribusi sebagai berikut: 2.765 pekerja berasal dari Pulau Kalimantan dan 9.345 dari luar Pulau Kalimantan. Komposisi pekerja ini meliputi proyek Cipta Karya sebanyak 5.276 orang, proyek Bina Marga sebanyak 5.040 orang, proyek Sumber Daya Air sebanyak 656 orang, dan proyek Perumahan sebanyak 337 orang.

Lonjakan jumlah tenaga kerja konstruksi mencerminkan skala besar dan kompleksitas proyek pembangunan IKN. Dengan meningkatnya jumlah pekerja, proyek ini menunjukkan kemajuan yang pesat, khususnya dalam pembangunan Gedung Perkantoran dan Istana Negara. Perkembangan ini sangat penting dalam upaya memenuhi target linimasa pembangunan yang telah ditetapkan, dengan fokus pada penyelenggaraan infrastruktur dasar. “Peningkatan tenaga kerja ini tidak hanya menunjukkan kemajuan fisik proyek, tetapi juga dampak positif terhadap perekonomian lokal dan penyediaan lapangan kerja,” tambah Danis Sumadilaga, Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN.

Dengan pertumbuhan jumlah pekerja yang pesat dan kemajuan proyek yang signifikan, pembangunan IKN terus menjadi prioritas utama dalam pengembangan infrastruktur Indonesia. Proyek ini diharapkan dapat menyelesaikan semua target yang telah ditetapkan, serta memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah di Kalimantan Timur.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BOS SINAR MAS BOCORKAN RENCANA KONSORSIUM NUSANTARA GARAP PROYEK BARU DI IKN

KLAIM TENTANG PENJUALAN 100 PULAU OLEH PEMERINTAH TERBUKTI HOAKS!

JOKOWI SEBUT BELUM ADA RAPAT PEMBAHASAN SUBSIDI KRL BERBASIS NIK