BANDARA VVIP IKN BAKAL JADI BANDARA KOMERSIAL, BEGINI KATA MENTERI PERHUBUNGAN



JAKARTA- Pemerintah berencana untuk memaksimalkan fungsi Bandara VVIP di Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan mengubahnya menjadi bandara komersial. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan utilitas dan manfaat dari infrastruktur tersebut, sebagaimana dijelaskan oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. Menurut Budi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) selalu mendorong pemanfaatan infrastruktur secara maksimal dalam setiap proyek pembangunan atau pengembangan. “Pak Presiden selalu ngomong kalau kita bangun itu jangan cuma bangun, konstruksinya selesai, tapi utilisasinya lebih maksimal atau ter-deliver, tak terkecuali bandara VVIP ini,” ujarnya saat ditemui di Gedung Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jakarta.

Pada awalnya, bandara di IKN dirancang untuk menjadi bandara VIP dan VVIP. Namun, dengan perkembangan yang ada saat ini, pemanfaatan bandara tersebut untuk jangkauan yang lebih luas akan memberikan manfaat yang lebih besar. Bandara IKN memiliki landasan pacu sepanjang 3.000 meter, yang memungkinkan untuk melayani penerbangan jarak jauh, termasuk penerbangan internasional dengan pesawat berukuran besar. “Saat ini, bandara di Balikpapan hanya bisa menggunakan Airbus 320. Namun, dengan landasan pacu sepanjang 3.000 meter di bandara IKN, kita bisa melakukan penerbangan langsung ke Arab Saudi menggunakan Boeing 777, bahkan bisa terbang langsung ke Eropa karena jarak tempuhnya yang lebih jauh. Ini akan menjadi jangkauan yang luar biasa," jelas Budi.

Perubahan fungsi bandara VVIP menjadi bandara komersial akan membuka peluang untuk penerbangan langsung ke luar negeri dengan lebih baik. Budi menegaskan bahwa hal ini menjadi pembeda dibandingkan jika hanya menggunakan Bandara Balikpapan. Dengan kapasitas landasan pacu yang lebih panjang dan kemampuan untuk menangani pesawat berukuran besar, Bandara IKN dapat mendukung penerbangan langsung ke berbagai destinasi internasional, yang pada gilirannya akan meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas IKN.

Langkah ini tidak hanya akan memberikan manfaat ekonomi bagi IKN dan sekitarnya, tetapi juga akan meningkatkan daya tarik IKN sebagai pusat kegiatan bisnis dan pariwisata. Dengan lebih banyak penerbangan langsung ke luar negeri, diharapkan akan ada peningkatan arus wisatawan dan pelaku bisnis yang masuk ke IKN. Selain itu, peningkatan utilitas bandara juga akan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dengan menciptakan lapangan kerja dan peluang bisnis baru.

Secara keseluruhan, perubahan fungsi Bandara VVIP menjadi bandara komersial adalah langkah strategis untuk memaksimalkan manfaat infrastruktur yang telah dibangun. Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan pemanfaatan yang optimal, Bandara IKN diharapkan dapat menjadi pusat transportasi udara yang penting di kawasan tersebut, mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan konektivitas nasional dan internasional.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BOS SINAR MAS BOCORKAN RENCANA KONSORSIUM NUSANTARA GARAP PROYEK BARU DI IKN

KLAIM TENTANG PENJUALAN 100 PULAU OLEH PEMERINTAH TERBUKTI HOAKS!

JOKOWI SEBUT BELUM ADA RAPAT PEMBAHASAN SUBSIDI KRL BERBASIS NIK