DARI JAKARTA KE IKN, 783 POLISI TERJUN UNTUK AMANKAN KIRAB BENDERA PUSAKA DAN TEKS PROKLAMASI
NUSANTARA- Pada 10 Agustus 2024, prosesi kirab Bendera Pusaka Merah Putih dan Naskah Teks Proklamasi dari Jakarta menuju Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, disertai dengan langkah-langkah pengamanan yang ketat. Sebanyak 783 personel kepolisian dari Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Pusat dikerahkan untuk menjaga kelancaran dan keamanan acara bersejarah ini.
Menurut Kombes Ade Ary Syam Indradi, Kabid Humas Polda Metro Jaya, personel kepolisian telah disiagakan di berbagai titik strategis sepanjang rute kirab. “Sebanyak 783 personel dari Polda dan Polres Jakarta Pusat akan menjaga keamanan dan ketertiban selama prosesi kirab berlangsung,” ujarnya.
Kirab bendera dimulai dari Monumen Nasional (Monas) Jakarta dan melewati sejumlah lokasi ikonik di kota tersebut, seperti Patung Kuda, Jalan M.H. Thamrin, Bundaran Hotel Indonesia, hingga Semanggi. Prosesi ini menjadi momen bersejarah karena merupakan pertama kalinya Bendera Pusaka Merah Putih dan naskah teks proklamasi dibawa keluar Jakarta menuju IKN. Kirab ini merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia.
Sebagai bagian dari pengamanan, pihak kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas di sepanjang rute kirab. Arus lalu lintas dari Harmoni menuju Bundaran Patung Kuda dialihkan saat pawai mulai bergerak. Di sekitar Patung Kuda, arus lalu lintas di Jalan M.H. Thamrin dikurangi untuk memberi ruang bagi rombongan. Ketika iring-iringan mencapai Bundaran Hotel Indonesia, arus lalu lintas dari Bundaran Patung Kuda menuju Tugu Sarinah dinormalkan, namun arus dari Bundaran HI menuju Semanggi disterilkan sementara. Selanjutnya, arus lalu lintas di sekitar Hotel Mangkuluhur dan layang Ende 3 juga disesuaikan dengan jadwal kirab.
Kombes Ade Ary Syam Indradi mengimbau kepada masyarakat yang ingin menyaksikan kirab untuk tetap menjaga ketertiban dan mengikuti petunjuk yang diberikan oleh petugas. “Kami mengharapkan partisipasi masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban demi kelancaran acara,” ucapnya.
Setelah meninggalkan Jakarta, Bendera Pusaka dan naskah teks proklamasi akan diterbangkan dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan. Sesampainya di Balikpapan, kirab akan melanjutkan perjalanan ke IKN dengan pengawalan ketat dari Paspampres dan aparat kepolisian, menempuh jalur darat sepanjang sekitar dua jam.
Acara ini tidak hanya merupakan sebuah ritual kenegaraan, tetapi juga simbol dari transisi sejarah Indonesia menuju IKN sebagai ibu kota baru. Kirab ini mencerminkan semangat persatuan dan cinta tanah air, serta menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan HUT RI ke-79 yang akan dirayakan di IKN pada 17 Agustus 2024.

Komentar
Posting Komentar