HAJATAN NEGARA DI IKN BAWA BERKAH BAGI SEMUA, TERMASUK PENGUSAHA RENTAL



JAKARTA- Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia, Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi pusat perhatian dengan berbagai persiapan dan perayaan besar. Salah satu dampak signifikan dari hajatan negara ini adalah lonjakan harga sewa kendaraan dan kamar hotel di sekitarnya, yang berdampak positif bagi sektor-sektor terkait, termasuk pengusaha rental mobil.

Harga sewa mobil di Kalimantan Timur mengalami kenaikan drastis hingga 100 persen menjelang perayaan HUT RI. Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Rental Mobil Daerah Indonesia (Asperda) Kalimantan Timur, Damun Kiswanto, mengungkapkan bahwa harga sewa Fortuner melonjak dari Rp2,5 juta menjadi Rp5 juta, Hi-Ace dari Rp3,5 juta menjadi Rp15 juta, dan Alphard dari Rp7 juta menjadi Rp25 juta. Kenaikan harga ini disebabkan oleh tingginya permintaan menjelang perayaan kemerdekaan di IKN dan keterbatasan unit kendaraan yang tersedia.

Untuk memenuhi permintaan yang melonjak, pihak pengusaha rental mobil juga melakukan koordinasi dengan DPP Asperda Indonesia dan mengirimkan unit kendaraan dari berbagai kota besar seperti Surabaya, Jakarta, dan Bali. Pengusaha harus menanggung biaya pengiriman mencapai Rp13 juta per unit mobil, yang turut mempengaruhi kenaikan harga sewa.

Di sisi lain, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, melaporkan bahwa harga kamar hotel di sekitar IKN juga mengalami lonjakan signifikan menjelang HUT RI. Okupansi hotel di Balikpapan, yang menjadi salah satu lokasi utama penyangga IKN, telah mencapai angka penuh. Sandiaga Uno mengungkapkan bahwa tingkat okupansi di Balikpapan telah mencapai sekitar 70%, dengan sebagian besar kamar hotel sudah terpesan penuh.

Event besar seperti HUT RI di IKN diprediksi dapat meningkatkan perekonomian sekitar kawasan hingga 20%-30%. Kegiatan ini membawa dampak positif bagi industri perhotelan, kuliner, dan pariwisata di sekitar IKN. Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (DPOP) Kota Balikpapan telah bekerja sama dengan pihak perhotelan untuk memastikan kesiapan akomodasi dan layanan yang optimal bagi para tamu.

Secara keseluruhan, hajatan negara ini bukan hanya memperkuat citra IKN sebagai ibu kota baru tetapi juga memberikan berkah ekonomi bagi sektor-sektor pendukung seperti pengusaha rental mobil dan industri perhotelan. Kenaikan harga sewa dan okupansi hotel mencerminkan dampak positif dari acara besar ini terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BOS SINAR MAS BOCORKAN RENCANA KONSORSIUM NUSANTARA GARAP PROYEK BARU DI IKN

KLAIM TENTANG PENJUALAN 100 PULAU OLEH PEMERINTAH TERBUKTI HOAKS!

JOKOWI SEBUT BELUM ADA RAPAT PEMBAHASAN SUBSIDI KRL BERBASIS NIK