HAMPIR RAMPUNG! PUPR AKAN LELANG PENGELOLAAN JALAN TOL IKN PERTENGAHAN 2025
NUSANTARA- Pembangunan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menunjukkan kemajuan signifikan. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengumumkan bahwa proses lelang untuk pengelolaan tiga seksi jalan tol IKN akan dilakukan pada pertengahan tahun 2025. Juru Bicara Kementerian PUPR, Endra S. Atmawidjaja, mengungkapkan bahwa ketiga seksi jalan tol tersebut dijadwalkan rampung konstruksinya pada akhir tahun 2024.
Tiga seksi yang dimaksud adalah Jalan Tol IKN Seksi 3A Karangjoang-KKT Kariangau sepanjang 13,4 kilometer, Jalan Tol IKN Seksi 3B KKT Kariangau-Simpang Tempadung dengan panjang 7,32 kilometer, dan Jalan Tol Seksi 5A Simpang Tempadung-Jembatan Pulau Balang sepanjang 6,67 kilometer. Meskipun konstruksi ketiga seksi ini diperkirakan selesai pada akhir 2024, kontraktor akan tetap bertanggung jawab untuk pemeliharaan selama enam bulan setelahnya. Selama periode ini, jalan tol akan menjalani Primary Hand Over (PHO) untuk memastikan kualitas pekerjaan.
Setelah periode pemeliharaan, proses lelang akan dilakukan untuk menentukan badan usaha jalan tol (BUJT) yang akan mengelola dan mengoperasikan jalan tol IKN. Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, menjelaskan bahwa lelang bertujuan untuk mencari operator yang akan bertanggung jawab atas pengelolaan dan operasional jalan tol. Beberapa perusahaan besar seperti Jasa Marga, Hutama Karya, atau Waskita Karya bisa menjadi kandidat operator yang mengikuti lelang tersebut.
Saat ini, progres pembangunan ketiga seksi jalan tol IKN sudah mencapai tahap akhir. Akses Tol Seksi 3A Karangjoang-KKT Kariangau tercatat mencapai 83% kemajuan, sedangkan Tol Seksi 3B KKT Kariangau-Simpang Tempadung mencapai 96%. Tol Seksi 5A Simpang Tempadung-Jembatan Pulau Balang telah mencapai 91% progres pembangunan. Setelah beroperasi secara fungsional pada 17 Agustus 2024 untuk mendukung perayaan HUT ke-79 Kemerdekaan RI, ketiga seksi ini akan ditutup untuk melanjutkan penyelesaian konstruksi.
Dengan lelang pengelolaan yang dijadwalkan pada pertengahan 2025, diharapkan pengoperasian jalan tol IKN akan berjalan lancar dan mendukung mobilitas serta perkembangan ibu kota baru Indonesia.

Komentar
Posting Komentar