MENDAGRI APRESIASI KEHADIRAN KEPALA DAERAH SE-INDONESIA DI IKN SEBAGAI BAGIAN DARI SEJARAH
NUSANTARA- Kehadiran 517 kepala daerah di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 13 Agustus 2024 bukanlah sekadar kunjungan biasa, melainkan momen bersejarah yang akan dikenang dalam perjalanan bangsa Indonesia.
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menekankan pentingnya momen ini sebagai bagian dari sejarah yang akan terus berkembang seiring dengan kemajuan IKN di masa depan. Ia menyampaikan, “Nanti kita jangan mikir sekarang sejarahnya, 50 tahun 75 tahun ke depan ini bukan lagi seperti ini barangnya, high rise building di mana-mana mungkin, dengan segala macam, nanti yang bicara nanti anak cucu kita, kita membuat sejarah hari ini.”
Dalam kunjungan tersebut, Tito mengingatkan para kepala daerah untuk memahami dan meresapi betapa berharganya kesempatan mengunjungi dan merasakan langsung suasana serta infrastruktur baru di IKN.
Bukan hanya melihat, para kepala daerah juga dapat merasakan langsung kecanggihan fasilitas yang sudah mulai terbentuk, seperti Istana Negara yang hampir rampung. Gedung istana ini, dengan desain sayap garuda yang ikonik, menjadi simbol kekuatan dan keberagaman bangsa Indonesia.
Mendagri juga menekankan pentingnya rasa bangga yang harus dimiliki setiap kepala daerah terhadap IKN sebagai hasil karya anak bangsa. Proyek pembangunan ini bukan hanya mencerminkan kemampuan teknis dan arsitektural Indonesia, tetapi juga kebanggaan nasional. Tito menyebutkan bahwa infrastruktur di IKN, termasuk Istana Negara, adalah hasil kerja keras anak negeri yang layak diapresiasi dan dibanggakan oleh seluruh rakyat Indonesia.
Selama kunjungan, para kepala daerah juga mendapat arahan langsung dari Presiden Joko Widodo, yang menegaskan komitmen pemerintah dalam menjadikan IKN sebagai kota yang modern, berkelanjutan, dan penuh dengan penghijauan.
Presiden menekankan bahwa IKN akan menjadi “kota hutan” yang tidak hanya dipenuhi gedung-gedung tinggi, tetapi juga ruang hijau yang melimpah, menjadikannya sebagai simbol kemajuan yang selaras dengan alam.
Meskipun ada 35 kepala daerah yang berhalangan hadir, sebagian besar kepala daerah, termasuk gubernur, bupati, dan wali kota, hadir dan menjadi bagian dari catatan sejarah yang penting ini. Mereka tiba sejak sehari sebelumnya, dengan para gubernur menginap di Hotel Nusantara IKN, sementara para bupati dan wali kota menginap di Balikpapan sebelum berangkat ke IKN pagi harinya.
Mendagri Tito Karnavian mengakhiri sambutannya dengan menyatakan bahwa para kepala daerah yang hadir di IKN merupakan bagian dari pelaku sejarah. Dalam beberapa dekade ke depan, IKN akan berubah menjadi kota yang sangat berbeda, tetapi momen ini akan dikenang sebagai awal dari pembangunan yang penuh harapan dan kebanggaan bagi seluruh bangsa Indonesia.

Komentar
Posting Komentar