PASOKAN SOLAR NON-SUBSIDI DI PROYEK IKN BANTU KONTROL HARGA BBM KALIMANTAN
JAKARTA- Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur diharapkan membawa dampak positif bagi ketersediaan dan harga bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut, termasuk di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan. Seiring dengan proyek ambisius ini, pasokan BBM, terutama solar non-subsidi, menjadi salah satu fokus penting.
Menurut laporan terbaru, PT Sumber Buana Group berkomitmen untuk menyuplai 50 ribu kiloliter (KL) BBM solar non-subsidi untuk mendukung pembangunan IKN Nusantara. Perusahaan ini telah berpengalaman lebih dari 25 tahun dalam penyediaan material alam dan BBM, dan pada tahun ini, mereka juga memasok material seperti batu boulder, batu split, dan pasir sebanyak 700 ribu m³. Investasi ini mendukung pembangunan infrastruktur IKN yang berkelanjutan dan diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada BBM subsidi dan impor, serta memberikan dampak positif pada harga BBM di kawasan sekitar.
Di sisi lain, masyarakat Pulau Sebatik mengeluhkan sulitnya mendapatkan BBM setelah adanya larangan terhadap perdagangan BBM eceran dari Malaysia. Kapolsek Sebatik Timur, AKP Wisnu Bramantyo, mengeluarkan Surat Edaran No: B/79/Reskrim Polsek Sebatik Timur yang bersifat ultimatum terhadap pelaku perdagangan BBM eceran Malaysia. Larangan ini ditujukan untuk menertibkan praktik perdagangan BBM eceran yang dianggap merugikan APMS (Agen Penyalur Minyak dan Solar) lokal. Meskipun langkah ini bersifat persuasif, dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat yang mengalami kesulitan dalam mendapatkan BBM, terutama saat APMS kehabisan stok.
Menurut Wisnu, harga BBM eceran Malaysia yang dijual sekitar Rp 10 ribu per botol setara dengan harga BBM pertalite di APMS. Dengan larangan ini, Wisnu berharap APMS bisa menambah kuota BBM subsidi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Namun, anggota DPRD Nunukan, Andre Pratama, mengkritik kebijakan ini dengan menyatakan bahwa larangan tersebut harus diimbangi dengan ketersediaan BBM domestik yang memadai. Jika kebutuhan masyarakat tidak dapat dipenuhi oleh APMS, maka razia terhadap BBM dari Malaysia dapat menambah masalah.
Keterlibatan PT Sumber Buana Group dalam penyediaan BBM dan material untuk IKN Nusantara diharapkan dapat memperbaiki situasi ini dengan menyediakan pasokan yang stabil dan terjangkau. Ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk memastikan harga BBM tetap stabil dan terjangkau di Kalimantan, serta mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan di IKN Nusantara.

Komentar
Posting Komentar