PEMERINTAH TAK TINGGAL DIAM! JOKOWI PASTIKAN PEMERINTAH SERIUS BEBASKAN PILOT SUSI AIR



JAKARTA- Pemerintah Indonesia menunjukkan komitmen serius dalam menangani kasus penyanderaan Pilot Susi Air, Capt. Philips Marks Mehrtens, oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa upaya pembebasan tengah dilakukan dengan intensif.

Dalam keterangan yang disampaikan melalui Youtube Sekretariat Presiden pada 7 Juli 2023, Jokowi meminta masyarakat untuk bersabar dan tidak menganggap pemerintah tidak bergerak. "Jangan dilihat diam. Kami sudah berupaya dengan amat sangat, namun tidak bisa kami buka apa yang telah kami kerjakan di lapangan," kata Jokowi. Presiden juga menegaskan bahwa strategi dan rincian upaya yang dilakukan pemerintah tidak dapat dipublikasikan demi keamanan proses tersebut.

Penyanderaan Capt. Philips Marks Mehrtens, yang dimulai sejak Februari 2023 oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM), menjadi perhatian internasional. OPM, yang dipimpin oleh Egianus Kogoya, mengumumkan bahwa mereka akan merilis pilot tersebut dalam waktu dua bulan mendatang.

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, menyatakan bahwa keputusan ini diambil setelah dialog antara pimpinan OPM di Nduga dan markas pusat mereka.

Sebby Sambom mengungkapkan bahwa OPM awalnya menyandera Mehrtens untuk menarik perhatian internasional terhadap isu hak asasi manusia di Papua. Namun, seiring waktu, OPM memutuskan untuk membebaskan pilot demi kemanusiaan, terutama karena pertimbangan nasib keluarga Mehrtens yang telah terpisah lama.

Akouboo Amatus Douw, Ketua Dewan Diplomatik dan Urusan Luar Negeri Papua Barat, menambahkan bahwa keputusan ini didasarkan pada prinsip kemanusiaan dan pemahaman bahwa pilot bukanlah musuh mereka.

Pemerintah Indonesia, melalui upaya intensif dan strategi yang belum dipublikasikan, terus berusaha menyelesaikan kasus ini. Meski belum ada kepastian mengenai waktu pastinya, baik pemerintah maupun pihak OPM telah menunjukkan kemajuan dalam proses pembebasan Capt. Philips Marks Mehrtens.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BOS SINAR MAS BOCORKAN RENCANA KONSORSIUM NUSANTARA GARAP PROYEK BARU DI IKN

KLAIM TENTANG PENJUALAN 100 PULAU OLEH PEMERINTAH TERBUKTI HOAKS!

JOKOWI SEBUT BELUM ADA RAPAT PEMBAHASAN SUBSIDI KRL BERBASIS NIK