UPACARA HUT RI DI IKN AKAN DIHADIRI 70% WARGA KALTIM & 30% UNDANGAN KHUSUS



NUSANTARA- Menjelang perayaan HUT ke-79 Republik Indonesia, Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur bersiap untuk menyelenggarakan upacara bendera yang akan menjadi momen bersejarah bagi bangsa Indonesia. Upacara ini akan dihadiri oleh 70% warga lokal dari Kalimantan Timur dan 30% undangan khusus, menunjukkan komitmen dan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim).

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, mengungkapkan bahwa sebanyak 1.500 warga Kalimantan Timur akan diundang untuk menghadiri upacara bendera di IKN. Mereka adalah perwakilan dari 10 kabupaten/kota di Kaltim, dengan sebagian besar berasal dari Penajam Paser Utara, lokasi yang menjadi pusat perhatian dalam perayaan ini. Kehadiran warga lokal ini tidak hanya mencerminkan semangat patriotisme, tetapi juga menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam momen bersejarah tersebut.

Peserta upacara di IKN terdiri dari berbagai elemen masyarakat, termasuk anggota Forkompimda Kaltim, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta organisasi kemasyarakatan. Mereka akan berkumpul di IKN untuk merayakan kemerdekaan Indonesia dalam suasana yang penuh khidmat dan meriah.

Untuk memastikan bahwa momen bersejarah ini dapat diikuti oleh masyarakat yang tidak dapat hadir secara langsung, Pemprov Kaltim telah menyiapkan berbagai fasilitas nonton bareng (nobar). Videotron akan disiapkan di beberapa lokasi strategis, termasuk Pentacity Mall Balikpapan dan Big City Mall di Samarinda. Bagi masyarakat di Penajam Paser Utara, nobar juga akan dilakukan di kantor camat dan kantor kelurahan, memberikan kesempatan kepada mereka yang tidak bisa datang ke IKN untuk tetap merasakan kebersamaan dan semangat perayaan.

Acara perayaan akan dimeriahkan dengan Gebyar Kemerdekaan yang mencakup berbagai kegiatan, termasuk edukasi tentang Ibu Kota Nusantara dan penayangan Detik-Detik Proklamasi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyebarluaskan informasi mengenai IKN serta merayakan kemerdekaan bangsa secara komprehensif.

Sri Wahyuni berharap bahwa upacara bendera perdana di Ibu Kota Nusantara akan berjalan lancar dan menjadi bagian dari sejarah besar bangsa. Dukungan penuh dari pemerintah daerah dan keterlibatan masyarakat lokal diharapkan dapat memberikan kesan mendalam dan membanggakan bagi semua pihak yang terlibat. Upacara ini tidak hanya menandai perayaan kemerdekaan, tetapi juga menunjukkan komitmen Indonesia untuk melangkah ke depan dengan penuh semangat dan kebersamaan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BOS SINAR MAS BOCORKAN RENCANA KONSORSIUM NUSANTARA GARAP PROYEK BARU DI IKN

KLAIM TENTANG PENJUALAN 100 PULAU OLEH PEMERINTAH TERBUKTI HOAKS!

JOKOWI SEBUT BELUM ADA RAPAT PEMBAHASAN SUBSIDI KRL BERBASIS NIK