WAMENDAGRI PASTIKAN PEMERINTAH TELAH MERANCANG PEMBANGUNAN UNTUK WILAYAH PERBATASAN



NUSANTARA- Wakil Menteri Dalam Negeri, John Wempi Wetipo, mengungkapkan bahwa pemerintah Indonesia telah merancang secara komprehensif pembangunan untuk wilayah perbatasan sebagai bagian dari strategi mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Dalam pernyataannya pada Selasa (20/8/2024), Wetipo menjelaskan bahwa upaya ini merupakan bagian dari kebijakan nasional yang bertujuan untuk memastikan integrasi dan pengembangan yang harmonis antara IKN dan kawasan perbatasan negara.

Pembangunan wilayah perbatasan ini dirancang untuk berfungsi sebagai penghubung vital dalam mendukung IKN, yang terletak di Penajam, Kalimantan Timur. Salah satu aspek kunci dari rencana ini adalah pengembangan Pos Lintas Batas Negara (PLBN).

Wetipo menekankan bahwa PLBN tidak hanya berfungsi sebagai titik pemeriksaan, tetapi juga sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan. Pemerintah berencana untuk meningkatkan tata kelola pelayanan dan peralatan di PLBN, sehingga mampu melayani lalu lintas orang dan barang dengan lebih efisien.

Selain itu, Wetipo menambahkan bahwa pemerintah akan memperkuat kapasitas lembaga dan personil yang terlibat dalam pengelolaan PLBN, termasuk Beacukai, Imigrasi, Karantina, dan Keamanan. Penguatan kapasitas ini mencakup peningkatan fasilitas serta pelatihan untuk memastikan pelayanan yang optimal dan keamanan yang terjamin di kawasan perbatasan.

Dalam upaya meningkatkan ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan, pemerintah juga akan fokus pada pemberdayaan potensi daerah dan pengembangan infrastruktur dasar. Wetipo menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk memperkuat rantai pasok logistik dalam negeri dan mendukung produksi pertanian serta perkebunan untuk komoditas ekspor. Pemberdayaan ekonomi lokal diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi regional.

Wetipo juga menyebutkan bahwa target pembangunan PLBN akan difokuskan pada periode 2025-2029. Selama periode ini, PLBN diharapkan memiliki sistem tata kelola pelayanan lalu lintas yang modern dan efisien, yang dapat memberikan kontribusi signifikan pada penguatan ekonomi nasional.

Pembangunan ini juga merupakan langkah strategis untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045, di mana negara ini diharapkan menjadi salah satu kekuatan ekonomi utama di dunia.

Dengan berbagai inisiatif ini, pemerintah menunjukkan komitmen yang kuat untuk memastikan bahwa wilayah perbatasan tidak hanya menjadi bagian dari pembangunan IKN, tetapi juga sebagai elemen kunci dalam pengembangan ekonomi dan penguatan kedaulatan negara.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BOS SINAR MAS BOCORKAN RENCANA KONSORSIUM NUSANTARA GARAP PROYEK BARU DI IKN

KLAIM TENTANG PENJUALAN 100 PULAU OLEH PEMERINTAH TERBUKTI HOAKS!

JOKOWI SEBUT BELUM ADA RAPAT PEMBAHASAN SUBSIDI KRL BERBASIS NIK