DENGAN SISTEM PERTANIAN TERPADU DAN UNGGUL, KUKAR SIAP KEBUTUHAN PANGAN IKN
NUSANTARA- Kutai Kartanegara (Kukar) tengah bersiap untuk memainkan peran strategis sebagai pemasok pangan utama bagi Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui program pertanian modern dan terintegrasi. Di bawah kepemimpinan Bupati Edi Damansyah, Kukar terus mengembangkan sektor pertaniannya agar mampu memenuhi kebutuhan pangan IKN, yang diproyeksikan akan dihuni oleh 2 juta orang di masa mendatang.
Program Dedikasi Kukar Idaman menjadi landasan utama bagi pengembangan sektor pertanian di wilayah ini. Edi Damansyah menekankan pentingnya transformasi sektor pertanian yang didukung dengan data yang akurat. Hal ini diwujudkan dengan penetapan 13 kawasan pertanian terpadu yang tersebar di enam kecamatan, termasuk Tenggarong dan Muara Kaman. Kawasan-kawasan ini mencakup lebih dari 7.628 hektare lahan, dengan 5 kawasan di antaranya memiliki luas lebih dari 1.000 hektare.
Salah satu fokus utama dari program ini adalah pembangunan infrastruktur yang mendukung produktivitas pertanian. Hingga 2023, sebanyak 40 embung telah dibangun untuk memastikan ketersediaan air bagi lahan-lahan pertanian, terutama saat musim kemarau. Embung ini mampu mengairi hingga 10 hektare lahan per unit. Pada tahun 2024, jumlah embung ditargetkan mencapai 63 unit, melebihi target awal yang ditetapkan sebesar 60 embung. Embung ini menjadi solusi penting dalam menghadapi tantangan iklim yang tidak menentu.
Selain embung, pembangunan jalan usaha tani juga menjadi prioritas. Infrastruktur ini penting untuk mempermudah akses petani dalam mengangkut hasil panen mereka ke pasar, sekaligus mengurangi biaya distribusi. Hingga 2023, sepanjang 112,58 kilometer jalan usaha tani telah dibangun, dan pada 2024, tambahan 53,92 kilometer akan selesai. Pembangunan jalan ini didukung oleh kerja sama antara pemerintah daerah dan TNI melalui program Karya Bhakti, yang melibatkan masyarakat lokal.
Tidak hanya itu, irigasi tersier sepanjang 29.574 meter telah dibangun hingga 2023, dengan tambahan 7.738 meter yang direncanakan selesai pada 2024. Infrastruktur irigasi ini memungkinkan lahan pertanian tetap produktif sepanjang tahun, meskipun di musim kering.
Dengan program pertanian modern dan terintegrasi ini, Kukar siap menjadi lumbung pangan bagi IKN dan Kalimantan Timur secara keseluruhan. Edi Damansyah optimis bahwa dengan langkah terencana dan infrastruktur yang terus dibangun, Kukar dapat memenuhi kebutuhan pangan ibu kota baru Indonesia, sekaligus menggerakkan ekonomi pertanian lokal secara berkelanjutan.

Komentar
Posting Komentar