HASAN NASBI LURUSKAN KABAR JOKOWI BAKAL BERADA DI IKN HINGGA 20 OKTOBER
NUSANTARA- Hasan Nasbi, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO), menjelaskan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memimpin pemerintahan dari Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur menjelang akhir masa jabatannya. Namun, Hasan menegaskan bahwa ini tidak berarti Jokowi akan berada di IKN secara penuh waktu hingga masa jabatannya berakhir pada 20 Oktober 2024. Jokowi akan tetap mobile, melakukan kunjungan kerja ke berbagai daerah di Indonesia, mirip dengan saat ia berkantor di Jakarta.
Hasan mengungkapkan bahwa pengertian "berkantor" tidak selalu berarti Jokowi akan menetap di IKN. Presiden masih akan berkeliling ke berbagai wilayah Indonesia untuk meninjau proyek-proyek dan kegiatan pemerintahan lainnya. "Sama seperti saat Jokowi berkantor di Jakarta, di mana ia tetap sering melakukan kunjungan ke daerah, hal yang sama akan berlaku saat di IKN," jelas Hasan.
Dalam konteks efektivitas pemerintahan, Hasan memastikan bahwa teknologi modern akan mempermudah Presiden dalam memimpin meskipun berkantor di IKN. Kehadiran presiden di IKN tidak akan mempengaruhi jalannya pemerintahan. "Kita sudah terhubung dengan teknologi, jadi meskipun Presiden ada di IKN, itu tidak akan mengganggu jalannya pemerintahan atau komunikasi dengan para menteri dan pejabat lainnya yang masih berada di Jakarta," tambahnya.
Hasan juga menyebut bahwa banyak istana di berbagai daerah yang bisa digunakan oleh Jokowi untuk menjalankan pemerintahan. Rencana Presiden berkantor di IKN bukan hal yang luar biasa karena sebelumnya Jokowi sering bekerja dari berbagai lokasi di Indonesia.
Selain itu, Hasan menyoroti rencana sidang kabinet paripurna kedua yang akan dilaksanakan di Istana IKN pada 13 September 2024. Para menteri sudah diundang untuk menghadiri rapat tersebut, menunjukkan bahwa persiapan dan aktivitas pemerintahan di IKN terus berjalan dengan lancar.
Dengan adanya wacana Presiden berkantor di IKN, pemerintah berupaya menunjukkan komitmen yang kuat dalam mewujudkan pembangunan ibu kota baru. Kehadiran Presiden di IKN, meskipun sementara, menandakan keseriusan pemerintah dalam mengawal proyek strategis tersebut hingga rampung. Jokowi juga diharapkan dapat terus mengontrol perkembangan pembangunan di IKN sambil tetap menjalankan tugas pemerintahan secara efektif.
Meskipun masih ada banyak menteri dan pejabat tinggi yang beroperasi dari Jakarta, Hasan optimistis bahwa komunikasi dan koordinasi tetap bisa berjalan baik melalui teknologi, memastikan tidak ada hambatan dalam pemerintahan.

Komentar
Posting Komentar