IKN BUKA PINTU UNTUK PUBLIK, KUOTA KUNJUNGAN MAKSIMAL 300 PENGUNJUNG



NUSANTARA- Kunjungan publik ke Ibu Kota Nusantara (IKN) kini resmi dibuka dengan batasan kuota yang ketat untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan selama fase konstruksi. Mulai 16 September 2024, masyarakat dapat mengunjungi dua area utama di IKN, yaitu Plaza Seremoni dan Taman Kusuma Bangsa Nusantara. Namun, mengingat IKN masih dalam tahap pembangunan, jumlah pengunjung dibatasi hingga 300 orang per hari untuk menjaga keamanan dan kelancaran operasional.

Untuk berkunjung, masyarakat diharuskan mendaftar terlebih dahulu melalui aplikasi IKNOW, yang tersedia di Appstore (iOS) dan Playstore (Android). Aplikasi ini memudahkan pengunjung dalam proses pendaftaran dan pengaturan kunjungan. Jika menghadapi kendala teknis, pengunjung dapat menghubungi kontak IKNOW di 0821-4437-6300 atau mengakses panduan kunjungan melalui tautan di situs resmi IKN.

Tata cara kunjungan dimulai dari pendaftaran melalui aplikasi IKNOW. Titik parkir kendaraan pengunjung, yang juga berfungsi sebagai titik kumpul awal, terletak di Rest Area IKN dan Simpang Trunen, di samping RS Hermina. Pengunjung harus menunjukkan bukti pendaftaran yang valid kepada petugas Liaison Officers (LO) di titik kumpul tersebut. Setelah pemeriksaan, pengunjung akan diantar menggunakan Electric Vehicle (EV) Bus menuju Plaza Seremoni dan Taman Kusuma Bangsa. Perjalanan ini memakan waktu sekitar 10 menit.

Di Plaza Seremoni, pengunjung dapat menikmati berbagai fasilitas seperti Mini Amphitheater, Forest Trail, Retail Gallery, dan Visitor Center. Di sisi lain, Taman Kusuma Bangsa menawarkan pandangan jarak jauh terhadap landmark penting seperti Kantor Kemenko, Istana Garuda, dan Plaza Seremoni. Pengunjung dapat kembali ke titik parkir menggunakan EV Bus yang beroperasi setiap 15 menit.

Selama kunjungan, masyarakat diwajibkan mematuhi beberapa ketentuan untuk menjaga kenyamanan dan kebersihan, seperti menggunakan transportasi umum yang disediakan, tidak merokok, dan tidak memasuki area yang tidak diperuntukkan bagi pengunjung. Arahan dari petugas di lapangan juga harus dipatuhi untuk memastikan kunjungan berjalan sesuai rencana. Dengan pembatasan kuota dan prosedur yang ketat, diharapkan kunjungan ke IKN dapat berlangsung dengan aman dan tertib, sekaligus memberikan pengalaman yang memuaskan bagi masyarakat yang berkesempatan mengunjungi ibu kota baru Indonesia ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BOS SINAR MAS BOCORKAN RENCANA KONSORSIUM NUSANTARA GARAP PROYEK BARU DI IKN

KLAIM TENTANG PENJUALAN 100 PULAU OLEH PEMERINTAH TERBUKTI HOAKS!

JOKOWI SEBUT BELUM ADA RAPAT PEMBAHASAN SUBSIDI KRL BERBASIS NIK