IKN MENAWARKAN KUALITAS HIDUP LEBIH BAIK, MENTERI BASUKI SIAPKAN STRATEGI DAN FASILITAS!



JAKARTA- Memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur bukanlah tugas yang mudah. Selain membangun infrastruktur fisik seperti gedung dan jalan, menciptakan ekosistem yang terintegrasi dan layak huni adalah kunci agar kota baru ini tidak menjadi 'kota hantu' yang sepi dan terbengkalai. Menteri PUPR sekaligus Plt Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengungkapkan strategi untuk memastikan IKN menjadi kota yang ramai dan hidup.

Salah satu langkah utama adalah peran Badan Usaha Milik Otorita (BUMO) yang akan mengelola berbagai fasilitas pendukung kehidupan. BUMO bertanggung jawab untuk menciptakan keramaian dengan menyediakan hiburan, tempat belanja, dan fasilitas umum lainnya. "BUMO akan memastikan berbagai fasilitas seperti bioskop dan pusat belanja tersedia untuk mendukung kehidupan sehari-hari di IKN," kata Basuki. Selain itu, Basuki juga menekankan pentingnya pemanfaatan infrastruktur yang sudah ada di sekitar kantor-kantor kementerian serta menciptakan titik-titik sumbu kebangsaan yang menarik.

Sementara itu, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Susantono melaporkan bahwa antusiasme masyarakat, khususnya Generasi Z dan milenial, terhadap IKN sangat tinggi. Menurut Bambang, kelompok usia ini tertarik pindah ke IKN karena kota ini menawarkan kualitas hidup yang lebih baik dengan lingkungan yang bersih dan standar kelas dunia. "IKN menawarkan kehidupan yang lebih baik dari segi lingkungan, dengan air yang bisa diminum, polusi rendah, dan transportasi ramah lingkungan," ujarnya.

Pembangunan IKN juga fokus pada penggunaan energi terbarukan dan pengembangan transportasi masa depan. Salah satu proyek utama adalah pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 50 megawatt oleh PT PLN, yang diharapkan dapat memberikan pasokan listrik bersih untuk IKN. Selain itu, IKN juga merencanakan penggunaan angkutan umum tanpa awak dan mobil terbang yang akan diuji coba sebelum tahun 2045.

Progres pembangunan tahap pertama IKN telah mencapai sekitar 77 persen, termasuk Kawasan Istana Kepresidenan, Gedung Kemenko, serta hunian untuk ASN dan TNI/Polri. Diharapkan, beberapa tower ASN akan siap huni pada Juni 2024, dan IKN akan menjadi lokasi upacara HUT ke-79 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus nanti. Dengan berbagai langkah ini, IKN diharapkan dapat menjadi kota yang dinamis, layak huni, dan menjadi pusat ekonomi baru yang berkembang pesat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BOS SINAR MAS BOCORKAN RENCANA KONSORSIUM NUSANTARA GARAP PROYEK BARU DI IKN

KLAIM TENTANG PENJUALAN 100 PULAU OLEH PEMERINTAH TERBUKTI HOAKS!

JOKOWI SEBUT BELUM ADA RAPAT PEMBAHASAN SUBSIDI KRL BERBASIS NIK