KASETPRES UNGKAP ISTANA DI IKN ADA PENYIMPANAN BENDERA-TEKS PROKLAMASI



NUSANTARA- Istana Garuda di Ibu Kota Nusantara (IKN) telah dipersiapkan dengan baik untuk menyambut bendera Merah Putih dan teks proklamasi. Kasetpres Heru Budi Hartono mengungkapkan bahwa Istana Garuda, sebagai bagian dari desain awal pembangunan, telah menyediakan ruangan khusus untuk menyimpan kedua simbol penting tersebut. 

Menurut Heru, ada dua ruangan di Istana Garuda yang disiapkan khusus untuk bendera dan teks proklamasi, masing-masing di sisi kiri dan kanan istana. Ruangan ini dirancang dengan tujuan agar simbol-simbol kemerdekaan Indonesia dapat disimpan dengan layak di ibu kota baru.

Namun, Heru menyebutkan bahwa pemindahan bendera dan teks proklamasi ke IKN akan dilakukan setelah ada kepastian resmi mengenai kepindahan ibu kota. Sesuai dengan undang-undang, bendera Merah Putih dan teks proklamasi harus berada di ibu kota negara Republik Indonesia. Oleh karena itu, pemindahan ini akan menyesuaikan dengan jadwal resmi pemindahan ibu kota yang ditetapkan pemerintah.

Saat ini, bendera dan teks proklamasi masih disimpan di Ruang Kemerdekaan yang terletak di Monas, Jakarta. Pada perayaan HUT ke-79 RI, bendera dan teks proklamasi dikirab menuju IKN untuk upacara perayaan. Ini merupakan pertama kalinya proses kirab dilakukan ke IKN. Heru melaporkan bahwa proses kirab berjalan lancar tanpa ada hambatan, dengan koordinasi yang baik antara Pangdam, Kapolda, dan pihak-pihak terkait lainnya.

Persiapan ini menandai langkah penting dalam memindahkan simbol-simbol negara ke ibu kota baru, mencerminkan kemajuan pembangunan IKN dan komitmen pemerintah dalam mewujudkan IKN sebagai pusat pemerintahan yang baru. Proses ini tidak hanya menunjukkan perhatian terhadap detail, tetapi juga kesiapan untuk mengakomodasi simbol-simbol penting negara dengan penuh kehormatan dan rasa tanggung jawab.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BOS SINAR MAS BOCORKAN RENCANA KONSORSIUM NUSANTARA GARAP PROYEK BARU DI IKN

KLAIM TENTANG PENJUALAN 100 PULAU OLEH PEMERINTAH TERBUKTI HOAKS!

JOKOWI SEBUT BELUM ADA RAPAT PEMBAHASAN SUBSIDI KRL BERBASIS NIK