PEMERINTAH MELALUI MENTERI INVESTASI BERTEKAD TINGKATKAN LAPANGAN KERJA BARU
JAKARTA- Pemerintah Indonesia, melalui Menteri Investasi dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani, menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan lapangan kerja baru sebagai upaya mengatasi berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat. Dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR pada Kamis (12/9/2024), Rosan Roeslani menyampaikan bahwa penyerapan energi kerja yang terdampak oleh kondisi ekonomi merupakan salah satu fokus utama pemerintah. Menurutnya, penciptaan lapangan pekerjaan baru sangat penting untuk membantu masyarakat yang rentan terhadap kemiskinan, terutama dalam situasi ekonomi yang sulit.
Rosan menegaskan bahwa investasi adalah salah satu kunci utama untuk membuka lapangan kerja baru. Pemerintah terus berupaya meningkatkan investasi dengan memberikan kemudahan layanan bagi investor dan pengusaha. Ia menjelaskan bahwa investasi berfungsi sebagai jembatan untuk menciptakan lapangan kerja yang baik, berkualitas, dan berkelanjutan. Untuk mencapai tujuan ini, Rosan mengungkapkan bahwa peningkatan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) menjadi salah satu prioritas pemerintah. PTSP diharapkan dapat mempercepat proses perizinan investasi, sehingga mempermudah investor dalam menuangkan modal di Indonesia.
Selain itu, Rosan menekankan pentingnya kecepatan dalam proses perizinan sebagai faktor utama dalam menarik investasi dan meningkatkan penanaman modal. Pemerintah berkomitmen untuk meninjau ulang prosedur-prosedur yang ada serta berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai program-program yang telah dicanangkan. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memperkuat daya saing investasi di Indonesia dan pada akhirnya menciptakan lebih banyak lapangan kerja.
Sementara itu, Menteri Investasi dan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia juga memberikan informasi terkait penciptaan lapangan kerja. Ia melaporkan bahwa pemerintah telah berhasil merealisasikan 60 persen dari target penciptaan lapangan kerja yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo. Bahlil mengungkapkan optimisme bahwa penciptaan 1,3 juta lapangan pekerjaan dapat tercapai sesuai dengan capaian investasi pada tahun 2022.
Dalam konteks yang lebih luas, Bahlil juga menjelaskan strategi pemerintah untuk mengendalikan inflasi. Presiden Jokowi langsung terlibat dalam upaya tersebut dengan mengidentifikasi peningkatan inflasi komoditas dan menerapkan subsidi logistik. Langkah ini diharapkan dapat menjaga laju inflasi di bawah 6 persen, yang merupakan pencapaian penting bagi stabilitas perekonomian.
Dengan berbagai inisiatif dan strategi ini, pemerintah bertekad untuk meningkatkan jumlah lapangan kerja baru dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Komitmen tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperbaiki kesejahteraan masyarakat dan menciptakan peluang yang lebih baik di seluruh Indonesia.

Komentar
Posting Komentar