PENUTUPAN FHBN 2024 DI IKN MENANDAI AKHIR DARI PERAYAAN BUDAYA YANG MEMPERKUAT KARAKTER BANGSA
NUSANTARA- Festival Harmoni Budaya Nusantara (FHBN) 2024 resmi ditutup pada Sabtu malam (7/9) setelah berlangsung sejak 5 September di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Acara ini merupakan bagian dari upaya memperkuat karakter dan tata nilai bangsa Indonesia seiring dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Festival ini tidak hanya merayakan kekayaan budaya, tetapi juga mendukung pengembangan sumber daya manusia di wilayah penyangga IKN.
Menurut Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan dan Prestasi Olahraga Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Warsito, FHBN bertujuan untuk melestarikan nilai-nilai luhur seperti gotong royong, integritas, dan etos kerja. "Kita ingin menghidupkan kembali tata nilai asli karakter Indonesia melalui acara ini. Pembangunan IKN harus sejalan dengan pengembangan kebudayaan dan sumber daya manusia," jelas Warsito.
Selama tiga hari pelaksanaan, FHBN 2024 menghadirkan berbagai rangkaian acara seperti workshop, seminar, pawai budaya, pameran, lomba permainan tradisional, pertunjukan tari dan musik, serta pemutaran film. Kegiatan-kegiatan ini mencerminkan interaksi sosial-budaya melalui ruang tradisi budaya lokal dan nasional. Kegiatan tersebut diadakan untuk membangkitkan semangat revolusi mental kolektif dan memperkuat identitas nasional.
Penutup acara diwarnai dengan hasil survei yang menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap FHBN. Sebanyak 82,8% pengunjung mengaku sangat puas dengan acara tersebut, sementara 89,7% berharap FHBN dilanjutkan di masa depan. Hal ini menunjukkan bahwa festival ini memiliki dampak positif dalam mendukung pembangunan IKN dan mempromosikan kebudayaan Indonesia.
Warsito juga mengungkapkan apresiasi kepada Kabupaten Penajam Paser Utara yang telah menjadi tuan rumah FHBN untuk kedua kalinya. Ia berharap bahwa melalui acara ini, Penajam Paser Utara akan semakin siap menjadi mitra IKN dan mendukung pertumbuhan kawasan tersebut. "FHBN diharapkan dapat memperkuat kebudayaan yang ada di sekitar IKN dan menjadi kekuatan diplomasi kebudayaan Indonesia di dunia internasional," ujar Warsito.
Pj. Bupati Penajam Paser Utara juga menyampaikan rasa bangga atas penunjukan wilayahnya sebagai tuan rumah FHBN. Ia menekankan pentingnya melestarikan warisan budaya dan memelihara harmoni dalam kerangka keberagaman sambil menyambut pembangunan IKN. "Kita harus menjaga dan merawat kebudayaan kita sebagai bagian dari tanggung jawab kita dalam membangun Indonesia yang lebih baik," tutupnya.

Komentar
Posting Komentar