PROGRES BANDARA IKN NUSANTARA CAPAI 74,79 PERSEN, MENTERI BUDI KARYA OPTIMIS SESUAI TARGET!



NUSANTARA- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan bahwa pembangunan Bandara Nusantara di Ibu Kota Nusantara (IKN) terus berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Dalam kunjungannya pada Minggu, 8 September, Budi menyampaikan sejumlah capaian signifikan dalam progres pembangunan bandara tersebut.

"Pembangunan runway saat ini sudah mencapai 1.975 meter, dan kita optimis akan segera rampung hingga 2.200 meter," ungkap Budi Karya. Pencapaian ini mencerminkan laju pembangunan yang cepat, meskipun terkadang terkendala oleh kondisi cuaca yang tidak menentu seperti gerimis dan hujan. Pada akhir Agustus lalu, panjang runway baru mencapai 1.025 meter, namun dengan progres yang terus meningkat, target tetap terjaga.

Selain runway, perkembangan positif juga terjadi pada area terminal bandara. Terminal VVIP yang akan digunakan untuk menyambut tamu-tamu negara kini telah mencapai 90,16 persen dari target penyelesaian, meningkat dari 82,6 persen pada bulan sebelumnya. Terminal VIP juga menunjukkan perkembangan signifikan dengan pencapaian 77,06 persen.

Sementara itu, fasilitas penunjang seperti tower Air Traffic Control (ATC) juga mengalami progres yang baik dengan 53,71 persen rampung. Gedung administrasi dan operasional telah mencapai 61,03 persen, sedangkan Gedung PKP-PK sudah selesai 68,71 persen. “Kendala yang kami hadapi saat ini adalah cuaca yang tidak menentu, namun semua pekerjaan tetap on track,” jelas Budi.

Untuk akses menuju bandara, jalan penunjang sudah mulai terbentuk dengan lebih dari 50 persen penyelesaian. Jalan utama menuju bandara telah hampir rampung dengan 98,53 persen pembangunan, sementara jalan perimeter barat dan timur masing-masing sudah mencapai 66,96 persen dan 50,44 persen. Infrastruktur jalan ini akan mempermudah aksesibilitas dari dan menuju bandara setelah beroperasi.

Secara keseluruhan, progres pengerjaan bandara Nusantara sudah mencapai 74,79 persen dengan masa pengerjaan yang telah berlangsung selama 273 hari. Budi Karya menyatakan optimisme bahwa proyek ini akan selesai tepat waktu, sesuai dengan target yang telah ditetapkan, yaitu pada 31 Desember 2024.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BOS SINAR MAS BOCORKAN RENCANA KONSORSIUM NUSANTARA GARAP PROYEK BARU DI IKN

KLAIM TENTANG PENJUALAN 100 PULAU OLEH PEMERINTAH TERBUKTI HOAKS!

JOKOWI SEBUT BELUM ADA RAPAT PEMBAHASAN SUBSIDI KRL BERBASIS NIK