SEDAN BMW I7 DENGAN FITUR ANTI PELURU BISA JADI PILIHAN KEPRESIDENAN DI IKN
NUSANTARA- Seluruh kendaraan yang beroperasi di IKN (Ibu Kota Nusantara) wajib ramah lingkungan dan berbasis baterai. Kebijakan tersebut diberlakukan guna mewujudkan target NZE (Net Zero Emission) pemerintah.
Ada beberapa BEV (Battery Electric Vehicle) yang berpeluang jadi mobil kepresidenan di IKN nanti, salah satunya sedan listrik BMW i7.
Untuk diketahui mobil ini tersedia dalam satu varian di Indonesia yakni i7 xDrive60 Gran Lusso dengan banderol Rp 3,33 miliar Off The Road Jakarta.
“Sampai saat ini mungkin sudah ada ya (permintaan dari pemerintah). Karena memang kita sering mendukung kegiatan kenegaraan, tetapi kalau untuk IKN saya harus cek lagi,” ungkap Jodie O’tania, Director of Communications BMW Group Indonesia di The Langham Jakarta, Rabu (18/9).
Namun ia menegaskan apabila benar ada permintaan pihaknya bakal mencoba untuk memenuhi. Jodie mengatakan ada spesifikasi khusus dibutuhkan apabila kendaraan bakal digunakan sebagai mobil kepresidenan.
Alasan lain BMW i7 berpotensi jadi mobil kepresidenan yakni karena tersedia dalam tipe Bulletproof atau anti peluru. Manufaktur asal Jerman ini mengklaim BMW i7 bisa menahan peluru kaliber 7,62x54R.
Tetapi BMW Group Indonesia belum dapat memastikan apakah opsi kustomisasi anti peluru itu bisa dihadirkan di Tanah Air.
“Kita harus cek lagi, seperti apa Requirement yang dibutuhkan. Kemudian butuh berapa lama, tidak bisa langsung bilang bisa,” ucap Jodie.
Hanya saja apabila di masa mendatang ada permintaan khusus dari pemerintah, Jodie mengungkapkan BMW bakal berusaha memenuhi.
Sedangkan merek premium lain seperti Mercedes-Benz masih belum memiliki BEV yang bisa dibuat jadi anti peluru sebagai salah satu kriteria mobil kepresidenan. “Mobil listrik ada faktor baterai dan lain sebagainya, misal perlindungan baterai harus anti peluru dan segala macam ya perlu waktu lebih lama lagi,” kata Kariyanto Hardjosoemarto, Sales and Marketing Director PT Inchcape Indomobil Distribution Indonesia beberapa waktu lalu.
Sama halnya dengan Genesis G80. Mobil listrik buatan Korea Selatan itu sempat digunakan jadi mobil VIP di KTT G20 Bali, namun ternyata belum kebal peluru.

Komentar
Posting Komentar